Minggu, 28 Agustus 2011

Manfaat Kopi Untuk Kecantikan


Pada mulanya kopi ditanam oleh orang belanda di indonesia. Penanaman kopi tersebut pertama kali dilakukan sekitar daerah batavia (Jakarta), Sukabumi dan Bogor. Penanaman kopi tersebut merambat ke beberapa daerah lainnya seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra, Sulawesi dan lain sebagainya. Karena indonesia mempunyai iklim dengan letak geografisnya yang sangatlah cocok bagi tanaman kopi.


Kopi hadir dengan segudang manfaat yang baik bagi kesehatan maupun kecantikan. Secangkir kopi dapat pula menambah semangat dan membuat mata menjadi melek waktu bekerja atau yang lainnya. Banyak perempuan juga menggunakan kopi sebagai bahan untuk kecantikan. Seperti Hawaii, Bali, dan Amerika Selatan selama bertahun-tahun telah mengenal manfaat kopi dan menggunakannya untuk perawatan kecantikan mereka. Hal ini disebabkan dalam penelitian kandungan yang terdapat pada kopi sangat baik untuk kulit.

Seperti bubuk kopi dapat dipergunakan sebagai bahan dalam sejumlah scrub. Kopi juga dinikmati untuk spa di salon-salon kecantikan sekarang ini dengan aroma kopi yang sangat istimewa. Adapula resep yang membantu anda dalam memudahkan membuat produk kecantikan sendiri dirumah. Dibalik semua itu masih banyak manfaat yang lainnya. Ada juga yng memanfaatkan kopi untuk sebagai pembasmi selulit. Selulit adalah gumpalan lemak yang menyembul dari jaringan ikat yang seharusnya menyelubunginya. Biasanya lemak berada di bawah jaringan ikat tersebut, tetapi karena suatu penyebab, jaringan menjadi agak longgar dan lemak menyembul. Akibatnya ada tampilan kurang indah yang menghiasi tubuh Anda.

Ada juga yang menggunakan kopi untuk krim kulit. Dan bahan kafein yang terkandung dalam kopi dapat memberikan efek kulit menjadi lembut. Kafein juga dapat bertindak selaku vasorestrictor yang berarti mengencangkan dan mengecilkan pembuluh darah. Proses ini dapat secara efektif mengurangi munculnya varises. Dalam penelitian banyak manfaat yang terkandung untuk kulit dan dapat menghidupkan kulit agar tak terlihat kusam. Adapula yang menggunakan kopi sebagai penghilang bau amis dari ikan, bau bawang putih dan lainnya dengan cara menggosok-gosokkannya pada tangan Anda.

Manfaat Untuk Wajah :
- Menetralkan kulit yang teriritasi
- Memberi nutrisi dalam kulit
- Menghilangkan bekas jerawat, plek, dan noda hitam pada wajah
- Mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki jaringan kulit rusak.

Menurut Harvard Women’s Health, konsumsi kopi beberapa cangkir sehari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, pembentukan batu ginjal, kanker usus besar, penyakit parkinson, kerusakan fungsi hati (sirosis), penyakit jantung serta menghambat penurunan daya kognitif otak.
  • Diabetes. Dua puluh studi yang dilakukan di seluruh dunia menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 50%. Para peneliti menduga penyebabnya adalah asam klorogenik di dalam kopi berperan memperlambat penyerapan gula dalam pencernaan. Asam klorogenik juga merangsang pembentukan GLP-1, zat kimia yang meningkatkan insulin (hormon yang mengatur penyerapan gula ke dalam sel-sel). Zat lain dalam kopi yaitu trigonelin (pro vitamin B3) juga diduga membantu memperlambat penyerapan glukosa.
  • Kanker. Riset secara konsisten menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko kanker hati, kanker payudara dan kanker usus besar.
  • Sirosis. Kopi melindungi hati dari sirosis, terutama sirosis karena kecanduan alkohol.
  • Penyakit Parkinson. Para peminum kopi memiliki risiko terkena Parkinson setengah lebih rendah dibanding mereka yang tidak minum kopi.
  • Penyakit jantung dan stroke. Konsumsi kopi tidak meningkatkan risiko jantung dan stroke.  Sebaliknya, kopi justru sedikit mengurangi risiko stoke. Sebuah studi atas lebih dari 83.000 wanita berusia lebih dari 24 tahun menunjukkan mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki risiko terkena stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Studi terhadap sejumlah pria di Finlandia menunjukkan hasil yang sama.
  • Fungsi kognitif. Studi atas 4.197 wanita dan 2.820 pria di Perancis menunjukkan bahwa meminum setidaknya tiga cangkir kopi sehari dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak akibat penuaan hingga 33 persen pada wanita. Namun, manfaat yang sama tidak ditemukan pada pria. Hal ini mungkin karena wanita lebih peka terhadap kafein.

Efek Negatif Kopi

Namun demikian, kopi juga memiliki efek negatif. Kafein sebagai kandungan utama kopi bersifat stimulan yang mencandu. Kafein mempengaruhi sistem kardiovaskuler seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Dampak negatif itu muncul bila Anda mengkonsumsinya secara berlebihan.
Bagi kebanyakan orang, minum dua sampai tiga cangkir kopi tidak memberikan dampak negatif. Meminum kopi dengan frekuensi lebih dari itu bisa menimbulkan jantung berdebar-debar, sulit tidur, kepala pusing dan gangguan lainnya. Oleh karena itu, bagi mereka yang mengkonsumsi kopi agar tidak mengantuk–misalnya karena kekurangan tidur– disarankan agar konsumsinya disebar sepanjang hari.
Riset mengenai hubungan konsumsi kopi dengan keguguran kandungan tidak memberikan kesimpulan seragam. Tetapi, untuk amannya ibu hamil disarankan tidak minum lebih dari satu cangkir kopi sehari -
referensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar